Sekelompok kuda liar tengah merum-put di padang belantara. Tiba-tiba muncul seekor harimau yang sedang mencari mangsa. Serentak kuda-kuda itu melindungi diri dengan cara berdiri saling berhadapan membentuk lingkaran. Harimau pun tidak berani mendekat, karena takut kena tendang. Namun dengan tipu muslihatnya ia berkata, Sungguh barisan yang bagus. Boleh aku tahu kuda pintar mana yang mencetuskan ide ini? Kuda-kuda itu pun termakan hasutan. Mereka berdebat siapa yang pertama mencetus-kan ide tadi. Karena tak ada kata sepakat, akhirnya mereka tercerai-berai. Harimau pun dengan mudah memangsa mereka.
Persatuan sangat penting. Tanpa persatuan sebuah komunitas atau kelompok akan rapuh, maka persatuan harus diperjuangkan. Begitu juga dalam gereja. Paulus menasihati jemaat di Filipi supaya bersatu. Dasar persatuan kristiani adalah Kristus. Jadi setiap orang dalam jemaat hendaknya meneladani Kristus (ayat 5): 1. Walaupun dalam rupa Allah, tetapi tidak menganggap kesetaraan-Nya itu sebagai milik yang harus dipertahankan (ayat 6)Tidak sombong atau merasa paling hebat. 2. Telah mengosongkan diri-Nya sendiri dan mengambil rupa seoang hamba (ayat 7a)Memiliki semangat memberi; bukan hanya mau menerima. 3. Menjadi sama dengan manusia (ayat 7b)Berempati terhadap sesama; tidak lekas menghakimi atau menuduh, tetapi berusaha menempatkan diri pada posisi orang lain untuk mengerti dan memahami.
Saat jemaat sepakat untuk bersatu, iblis pun gentar!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar